Enjoy Reading

Kamis, 05 Januari 2012

Selama ini kita selalu membanggakan suatu fakta bahwa Indonesia merupakan “negara social media” yang begitu aktif memenuhi laman-laman Facebook dan Twitter. Sudah tidak terhitung berapa kali pengguna Twitter dari Indonesia “mengangkat” topik-topik menjadi trending secara global selama berhari-hari. Indonesia adalah negara dengan populasi terbesar kedua di dunia sebagai pengguna Facebook, setelah Amerika Serikat, dengan jumlah pengguna 41.7 juta, berdasarkan catatan lembaga statistik social media SocialBakers.
Meskipun demikian, melihat tren yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir, nampaknya Indonesia harus siap untuk melepaskan gelar ini. Selama enam bulan terakhir, tercatat penambahan jumlah pengguna Facebook di Indonesia “hanya” sekitar 7.5%. Dua negara di belakang Indonesia yang juga memiliki populasi penduduk yang masif, India dan Brazil mencatat pertumbuhan yang fantastis.

India dalam 6 bulan terakhir berhasil menambah populasi “penduduk Facebook”-nya sebesar 40%, sementara Brazil sebesar 65%. Tak heran bahwa saat ini India telah memiliki jumlah pengguna Facebook sebesar 41.4 juta dan Brazil dengan 35 juta. Lebih dahsyat lagi, persentase pengguna Facebook di India masih sekitar 3.5% dari total penduduknya. Sementara baik Indonesia dan Brazil mencatat bahwa populasi pengguna Facebook-nya sudah mencapai 17% dari total penduduk. Di sisi lain, jumlah pengguna Facebook di Indonesia sudah hampir sama dengan populasi pengguna Internet di Indonesia.


Jika di tahun 2012 ini trennya tidak jauh berbeda, tentunya tidak sulit menyimpulkan bahwa sebentar lagi Indonesia bakal kehilangan mahkota kampiun social media-nya. Setidaknya cukup aman diprediksi bahwa Indonesia akan turun ke posisi ke-4 di akhir tahun 2012. Penambahan populasi pengguna Facebook di tanah air (yang lebih besar) nampaknya harus menunggu peningkatan yang drastis dari pengguna Internet di tanah air.

Saya pikir kita tidak perlu lagi membangga-banggakan posisi Indonesia dan jumlah penggunanya yang masif ini. Sudah sepatutnya kita berpikir, apa yang bisa dilakukan dengan jumlah populasi sebesar itu? Hal positif apa yang bisa dilakukan, selain membuat Facebook Page dukungan jika ada kasus yang berkaitan dengan hukum dan ketidakadilan. Apakah selama ini brand dan komunitas sudah berhasil secara efektif menggunakan social media sebagai alat bantu komunikasi dan pemasaran? Apalagi yang bisa perbuat dengan modal populasi besar di ranah maya ini? Mari kita telaah bersama.


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 komentar:

Posting Komentar